"Selamat sejahtera semoga keselamatan dan keberkahan dilimpahkan kepada anda"

Sabtu, 12 Mei 2012

[KLIPING TEKNOLOGI PRASEJARAH] PERADABAN KUNO DI LEMBAH INDUS



Pada 1922, arkeolog menemukan situs kota kuno yang dinamakan Kota Harappa. Kemudian pada sekitar 400 mil di sebelah tenggaranya juga ditemukan kota kuno lainnya, Mohenjo-Daro. Berdasarkan hasil penelitian mereka, diperkirakan bahwa peradaban kota-kota tersebut muncul pada sekitar 3.000 S.M hingga 1.500 S.M. Situs kota-kota kuno ini terletak di Distrik Larkana, Sidth (Pakistan) dan dikenal sebagai situs Peradaban Lembah Indus. Belakangan ditemukan lebih banyak lagi bekas kota di area situs tersebut hingga keseluruhannya mencapai hampir 1.400 bekas kota. Dengan komunitas penduduk pada masing-masing kota berkisar 35.000 orang maka daerah ini dahulunya merupakan peradaban suatu komunitas yang ramai.


Walaupun muncul ribuan tahun sebelum masehi, namun dari bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan oleh para ahli, menunjukkan bahwa pada masa itu, penduduknya telah memiliki tingkat peradaban yang sangat tinggi. Antara lain ditunjukkan dengan kemampuannya dalam hal perencanaan tata ruang kota dengan struktur jalanan yang lurus dan rapi,  rumah tempat tinggal berbahan bangunan batu merah yang bahkan telah dilengkapi bak mandi pribadi hingga anak-anak yang telah bermain dengan berbagai jenis mainan (kereta-keretaan kecil, peluit berbentuk burung, dll) serta para perempuannya yang sudah mengenal pemoles bibir (gincu), mengenakan perhiasan berukiran indah (berarti juga sudah mengenal teknik pengolahan logam) dan baju berwarna-warni.


Untuk fasilitas umum, juga terdapat kolam renang dengan fasilitas yang cukup lengkap di Kota Mohenjo-Daro. Mereka juga memiliki tempat penampungan air bersih (reservoir) raksasa, dengan saluran-saluran yang terhubung ke tiap-tiap rumah penduduknya. Terdapat beberapa bukti tanda-tanda pemusnahan peradabannya adalah dari suatu sebab yang mirip dengan efek bom atom. Jalan-jalan dipenuhi serpihan seperti kaca hitam yang ternyata adalah terbentuk dari tanah liat yang mencair karena panas yang sangat tinggi. Pada beberapa sisa kerangka yang ditemukan, ada dalam berbagai posisi seperti sedang berpegangan tangan, tampaknya terlanda malapetaka dahsyat yang muncul tiba-tiba.
HI VELODROME

Article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa komentar dan pendapat anda? Adakah saran untuk admin?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Comment Facebook

Get This Gadget

Popular Posts

Ready 3 Data AON

Followers