"Selamat sejahtera semoga keselamatan dan keberkahan dilimpahkan kepada anda"

Jumat, 15 November 2013

Bagaimana caranya untuk kembali?

Bismillahirrahmanirrahim..



Baru saja kembali dari hirup pikuk duniawi. Hubungan antar habluminannas memang sungguh merepotkan! Ada persamaan dan ada juga perbedaan. Biasa lah. Kita memang memiliki pemikiran yang berbeda. 1000 orang, berarti ada 1000 pendapat dan 1000 pemikiran. Ya, karna isi otak manusia masing-masingnya memang berbeda. 

Tersadar dari keadaan, setelah merasakan efect atau dampak dari apa yang kita lakukan, "omegat..!!" Ketika tidak memulai menulis itu, banyak sekali dampak yang ditimbulkan. Blog yang biasanya penuh dengan cerita atau artikel menarik, hanyalah menjadi pajangan yang sepi pengunjung. Bacaannya menjadi membosankan dan no update. Sebenarnya banyak teguran yang berdatangan, tapi begitu sulit untuk menggerakan jemari, otak serta hati. Kesimpulannya, itu hanyalah "malas", ya benar itu hanyalah "malas", bukan tak mampu.

Pertanyaannya, kemanakah aku selama ini? Apa yang aku kerjakan hingga akhir-akhir ini tidak pernah muncul lagi di blog? hmm jujur saja, managemen time nya masih payah. Belum menyesuaikan dengan jadwal kuliah yang berangkat siang pulang magrib. Dan tugas kuliahnya ituloh. Setiap minggunya 4 Laporan Praktikum menanti. Hhuhu, "keep fight, ayolah listi bertarung! orang lain bisa mengapa kita tidak? you can be better than now"

Hehheeeii, rasanya sulit....yaa, sulit untuk melawan diri sendiri, ego sendiri. Budaya "abaikan" memang sudah melekat di kalangan kita. Sehingga apapun yang terjadi di lingkungan, kita bukan lebih ke "memikirkan" dan "menganalisa" malah hanya menjadi omong kosong yang diabaikan. Itu efectnya terasa tidak seketika, tapi beberapa lama kemudian. Ya, memang otak kita telah terkotaki dengan hal - hal yang menguntungkan diri sendiri, kita tidak berfikir lebih kepada "orang lain". Setelah tersadar, kita baru menyadari bahwa sadis dan kejamnya diri sendiri. Padahal, satu senyuman yang disebabkan oleh kita itu suatu kebahagiaan tersendiri.

Back to, bagaimana kita harus memulai setelah sekian lama meninggalkan,
Ketika kita sedang betah di zona nyaman, memanglah sedikit agak susah untuk menggerakan kembali ke rutinitas awal. Zona enak biasanya menjadi godaan terbesar. Akan muncul berbagai macam pembenaran pada diri sendiri, "udalah bla bla bla" "gapapa deh bla bla bla". Ya seperti itulah kenyataannya yang sedang terjadi pada saya sekarang hehe. Sekarang ini memang sedang betah dan nyaman di bisnis. Yang dari sana punya target ngumpulin dana buat ganti HP. hhihi

"Please open your eyes, open your ear, open your mind and follow your heart". Mungkin karna, menulis belum mejadi belahan jiwa, tapi masih menjadi pelarian ketika berada pada zona tidak nyaman. Mungkin karena, aku bukan dibesarkan di dunia ini. Berbeda dengan ia yang dibesarkan di dunia ini, menulis adalah bagian dari hidupnya. Sebenarnya ini hanya masalah mind sett. Dibagian mana kau akan menempatkannya. Mungkin karena aku menempatkan menulis adalah tulisan yang tersusun atas kumpulan beberapa paragraf. Padahal, satu dua kalimat pun bisa disebut dengan tulisan. Kalo kita menempatkannya seperti ini, pasti memikirkannya tak akan menjadi beban. Mulai sekarang, aku akan mulai mencintainya seperti aku mencintai pekerjaanku yang sekarang. Aku akan menempatkamu sebagaimana ketika aku jatuh cinta. Yang selalu muncul difikiran secara tiba-tiba, yang selalu dibuat tersenyum karnanya dan selalu dipertanyakan keadaannya dimanapun dan kapanpun.


Article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa komentar dan pendapat anda? Adakah saran untuk admin?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Comment Facebook

Get This Gadget

Popular Posts

Ready 3 Data AON

Followers