"Selamat sejahtera semoga keselamatan dan keberkahan dilimpahkan kepada anda"

Minggu, 09 Februari 2014

Untuk yang pertama dan semoga terakhir

Bismillahirrahmanirrahim..

Pengalaman tahun kemarin super deper luar biasa tak terlupakan (y). Banyak moment yang tak tertinggal dan banyak pula yang terlewatkan. Disaat sedang dalam pencapaian dan semangat yang terus memacu, harus dihadapkan dengan cobaan, yang hanya terbaring lemah untuk waktu yang sangat lama. Kepada pembaca, cintailah tubuh kita, jangan pernah paksakan diluar kemampuannya. Jangan bersikap so kuat atau mampu, jika kita tega terhadapnya. Karna efeknya bisa fatal. Mulailah untuk mengenali dan merasakan tubuh kita.

Jika anda ataupun keluarga anda mengalami panas yang tidak turun - turun, sudah berobat tapi tak ada perubahan. Lebih baik segera dirujuk ke rumah sakit. Jangan pernah sepelekan apapun sakit yang anda alami. Pertolongan pertama itu sangatlah perlu dengan mengenali tanda - tanda penyakit. Karna saat kita tidak mengerti apa yang terjadi terhadap tubuh kita, kita butuh pertolongan medis untuk mengeceknya. Hampir terlambat. Pada saat aku dirujuk trombositku tidak lebih dari 30.000.  Padahal manusia normal memiliki trombosit minimal 100.000. Keadaanku saat itu padahal tak begitu payah. Masih bisa duduk, berjalan. Saudaraku dengan trombosit yang jumlahnya sama denganku dahulu dalam keadaan demam tinggi.


Pada saat hari pertama dirawat di RS aku tak henti - hentinya mengeluh. Karna mulai merasakan mulas di jari dan lengan bekas beberapa (lebih dari 5) tusukan jarum yang tak masuk infusan. Ternyata aku termasuk orang yang beruntung. Setelah mengetahui kendala penyembuhanku, aku bisa tenang dan fokus kepada penyembuhan di rumah rawat inap. Dengan dibantu dan ditemani oleh nenekku sehari - harinya disana, aku mulai memupuk kembali semangat ingin sembuh. Karna sudah lebih dari dua minggu aku bosan dengan obat - obatan dan makanan yang lunak. Alhamdulillah di hari ke 5 trombositku sudah normal kembali. Aku pulang.

Sekarang aku mendengar kabar, teman ayahku meninggal karena DBD ketika baru 1 hari di rujuk ke rumah sakit. Dan untungnya aku masih gejala. fiiuuhh. Pelajaran yang amat dan sangat membuatku untuk lebih selektif dan protektif kepada kesehatanku. Semoga ini jadi yang pertama dan terakhir.

Article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa komentar dan pendapat anda? Adakah saran untuk admin?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Comment Facebook

Get This Gadget

Popular Posts

Ready 3 Data AON

Followers