"Selamat sejahtera semoga keselamatan dan keberkahan dilimpahkan kepada anda"

Senin, 30 Juni 2014

RI NEGARA PENGHASIL TAMBANG EMAS TERBESAR DI DUNIA TAPI DENGAN CADANGAN EMAS NEGARA TERENDAH

Indonesia memang penghasil emas terbesar di dunia dari sejak peradaban sebelum masehi maupun saat ini, dimana Freeport (Gresberg Goldmine) tercatat tambang emas terbesar di dunia. Menyusul posisi kedua Uzbekkistan dan Nevada AS pada posisi ketiga. Freeport Indonesia dicatat memproduksi emas sedikitnya 2,02 juta ton setiap tahun. Tambang emas lainnya di dunia masih jauh dibawah Indonesia. Tetapi cadangan emas Indonesia berposisi hanya ke 36 (dibawah Singapura dan Taiwan) dengan 73,1 ton emas atau sekitar 3,5% devisa kita saat ini. Cadangan emas terbesar diambil Amerika Serikat dengan 8.133,5 ton cadangan emasnya atau sekitar 76,9% devisa negaranya. Cina saja hanya mencatatkan 1.054,1 ton cadangan emasnya atau sekitar 1,8% devisa negaranya.


Selain kaya akan tambang emas, harta kekayaan King's Solomon juga menjadi dasar awal adanya kekayaan emas itu. Karena Keraton Solo adalah asli turunan Solomon yanh dulu berpusat di Jerusalem. Sumber emas lainnya adalah perdagangan rempah-rempah dimana balokan kecil emas menjadi alat bayar. Cina kemudian menukar emasnya dengan rempah-rempah dan kayu dari Indonesia. Demikian juga kaum Eropa membelanjakan emasnya dengan rempah-rempah di Indonesia. Dikabarkan pula bahwa kerajaan Cina ketika itu hampir bangkerut karena terlalu banyak membelanjakan emasnya ke Indonesia. Ketika daratan Cina bergolak pun, batangan emasnya dilarikan ke Taiwan untuk kemudian diteruskan ke Indonesia. Hal ini tergambar jelas diketemukannya sertfikat emas atas nama pendiri Taiwan, Chiang Kai Shek yang beredar di Indonesia. Malah ketika Iran bergolak, ada data yang menunjukkan bahwa Raja Shah Iran menitipkan harta kekayaan emasnya kepada Indonesia, walaupun bukti pengirimannya masih perlu dicari.

Menumpuknya emas di Indonesia menarik perhatian kalangan bankir internasional. Mulailah mereka mengajak Keraton Solo untuk mensertifikatkan emasnya, sertifikat ini bisa disewakan dengan bunga 2-3% setahun yang harus dibayarkan kepada keluarga kerajaan. Bayarnya dilakukan dengab emas pula. Lalu kalangan bankir menyewakan sertifikat itu pula kepada raja-raja untuk membiayai perang. Nasabah paling kreatif mereka salah satunya adalah Napoleon. Para bankir mengenakan bunga 4-6% setahun kepada para nasabahnya. Membiayai perang nampaknya lebih untung bagi bankir ketimbang berikan pinjaman kepada pengusaha.



Kepercayaan yang begitu kepada Indonesia, khususnya Keraton Solo bukan tanpa alasan. Tahun 1928 atau bertepatan dengan tahun Sumpah Pemuda Indonesia 1928, Paku Buwono X (PB X) mengundang 128 Keluarga Kerajaan untuk menghadiri sebuah pertemuan besar di Solo. Kerajaan yang diundang berasal dari Kerajaan Cina, Timur Tengah, Eropa, san Asia sendiri. Mereka telah sepakat untuk menciptakan sebuah tatanan dunia baru yang mereka sebut "The Plan of the Expert". Tujuan utamanya adalah menghapus kolonialisme, memerdekakan bangsa-bangsa dan membuat awal yang baik, mengontrol hutang negara baru merdeka, menyatukan dunia, dan membuat sebaik mungkin dan sebanyak mungkin bagi semua orang.

Ke 128 Keluarga Kerajaan itu sepakat, lalu menandatangani apa yang disebut "Pact of Agreement" berupa penyerahan aset kekayaan mereka kepada M1 (Monetary One), yakni Soekarno. Terah dan garis turunan Soekarno, oleh mereka dianggap mewakili semua keturunan kebangsawan dunia yang telah mereka rancang sejak puluhan tahun dengan breeding program. Posisi Soekarno saat itu adalah "The One" sebagai seseorang yang berhak mengatakan bahwa "saya mewakili semuanya". Lalu menurut program itu, Soekarno mempunyai tugas untuk mendistribusikan kekayaan atau aset tersebut sesuai dengan apa yang mereka sepakati. Jadi jangan heran kalau kemudian ada sebuah dokumen bank atas nama orang Indonesia tetapi peruntukannya untuk negara lain.

Rencana ini tadinya berbasis 140 negara dengan sedikitnya 100 bank. Kini telah berkembang kedalam lebih dari 800 bank di dunia. 

Oleh Soekarno yang sudah mendapat amanah besar ini, ia jalankan dengan sungguh-sungguh. Karena semua ini titipan atau amanah dari 128 Keluarga Kerajaan, maka kemudian harta ini lebih dikenal sebagai "Harta Amanah Soekarno".

Article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa komentar dan pendapat anda? Adakah saran untuk admin?

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Comment Facebook

Get This Gadget

Popular Posts

Ready 3 Data AON

Followers